5 Dokter Terbaik Dan Paling Cantik di Indonesia

Di Indonesia profesi sebagai dokter di pandang sebagai pekerjaan yang mulia yang membantu banyak manusia. Jika profesi dokter dipadukan dengan wajah dan tubuh yang cantik maka akan berbuah perkataan yang manis dan pandangan yang menarik tersendiri. 

Di Indonesia banyak dokter yang memiliki prestasi yang membanggakan sekaligus dikaruniai dengan wajah yang cantik dan rupawan. Siapakah dokter-dokter tercantik di indonesia? Berikut daftar 5 Dokter Terbaik Dan Tercantik Di Indonesia, yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Olivia Ong



Nama Dokter Olivia Ong ini pasti sudah sangat dikenal oleh mereka yang pernah melakukan perawatan wajah dan tubuh. Ketertarikan Olivia sebagai dokter estetika didapatkan saat menjadi mahasiswa kedokteran di Universitas Atma Jaya Jakarta dulu. Kini, ia memiliki klinik sendiri yang terkenal dengan tindakan filler dan botox.

Tak hanya cantik, wanita kelahiran 33 tahun silam ini gemar sekali belajar. Dulu tempat yang paling sering didatangi olehnya adalah perpustakaan, bukan mall atau kafe. Olivia telah menerima pelatihan khusus dan kegiatan-kegiatan akademis dan mendapatkan gelar Diploma di Pelatihan Ilmu Estetika Kedokteran di The American Academy of Aesthetic Medicine pada tahun 2011.


2. Nycta Gina



Perannya sebagai perempuan menyebalkan namun lucu sebagai Jeng Kelin berhasil memikat pemirsa televisi. Siapa sangka di tahun 2011 Gina lulus sebagai dokter umum dari Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti Jakarta.

Perjuangannya untuk mencapai gelar tersebut pun dibilang tak mudah, kesibukkannya sebagai artis peran dan MC membuatnya harus pintar-pintar membagi waktu. Kini, di sela kesibukkannya sebagai penyiar radio dan mengisi program acara televisi, praktek dokter tetap berjalan di kawasan Jakarta Selatan.


3. Enrina Dian



Enrina Diah SpBP adalah pendiri Ultimo Aesthetic & Dental Center. Beliau dilahirkan di Manado, pada tanggal 23 Mei 1974. Minat yang besar di bidang ini telah berkembang sejak menjalani Kuliah Strata 1 di Universitas Indonesia, Salemba. Pada tahun 2005, Enrina Diah SpBP mendapatkan beasiswa pelatihan khusus bedah di sekitar wajah dan kepala (Craniofacial) di Chang Gung Craniofacial dan Cleft Center, Taiwan, Swiss danThailand. Beliau meraih sertifikat internasional sebagai ahli bedah Craniofacial yang pertama di Indonesia. Pada tahun 2007, beliau diminta menjadi staf ahli bedah plastik dan konsultan bedah di UB Craniofacial Women & Children Hospital. Pada tahun 2009, Enrina Diah SpBP mendirikan Ultimo Aesthetic & Dental Center. 

Dengan konsep one-stop-beauty clinic, dengan menggunakan teknologi medis terkini dan didukung oleh tim dokter spesialis yang berpengalaman, Ultimo Clinic berusaha untuk memberikan pelayanan paripurna dengan selalu mengutamakan kepuasan kliennya.


4. Mesty Ariotedjo



Cantik, piawai memainkan flute, dan ia adalah seorang dokter muda. Kini ia sedang bertugas di bagian endokrinologi anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dalam pendataan pasien-pasien penyakit tidak menular di Indonesia.

Menurutnya seharusnya porsi perhatian pada bidang ini lebih besar dibandingkan penyakit menular. Selain itu dia juga mempunyai kemampuan di musik dengan memainkan alat musik seperti harpa.

5. Reisa Kartikasari



Siapa bilang wanita cantik enggan terjun di bidang forensik. Reisa Kartikasari, perempuan anggun tinggi semampai ini pernah menjadi anggota tim Disaster Victim Identification (DVI) dalam kasus peristiwa Sukhoi Superjetyang jatuh di Gunung Salak. Ia bertugas langsung salam proses identifikasi data atemortem dan postmortem sejumlah jenazah.

Kini, Puteri Indonesia Lingkungan 2010 ini aktif bekerja sebagai dokter estetika di JMB Clinic dan tampil di layar kaca dalam salah satu acara kesehatan. Tak cuma itu, Reisa juga mewakili Indonesia dalam kontes Miss International 2011 yang berlangsung mulai 20 Oktober 2011 dan final pada 7 November 2011 di kota Cheng Du, China. Di ajang ini, Reisa ingin mengusung isu tentang perdamaian dunia serta kebudayaan Indonesia. Dia juga ingin mengusung tema tentang Pray For Japan, pascagempa Bumi dan Tsunami yang melanda Jepang, 11 Maret 2011 silam. Selain itu, Reisa juga mendapatkan penghargaan sebagai Duta Energi Bersih.